1. Pendahuluan
Pada tahun 2026–2029, Rumah Program Hasil Riset dan Inovasi Tenaga Nuklir pada Organisasi Riset Tenaga Nuklir berfokus memperkuat kapasitas nasional dalam pemanfaatan teknologi nuklir berbasis riset dan inovasi yang berdampak nyata bagi sektor energi, kesehatan, dan industri. Pembangunan purwarupa menjadi strategi utama untuk memastikan hasil riset tidak berhenti pada ranah akademik, tetapi bergerak menuju implementasi, utilisasi, dan kesiapan komersialisasi. Dengan kerangka peta jalan riset yang telah ditetapkan, program ini mendorong kolaborasi lintas laboratorium, pusat riset, mitra industri, dan rumah sakit untuk menghasilkan solusi yang relevan dan terukur.
Call for proposal ini ditujukan untuk menjaring riset dan inovasi yang mendukung perwujudan purwarupa teknologi nuklir secara bertahap hingga 2029. Prioritas utamanya adalah mempercepat kesiapan teknologi yang dapat diuji, divalidasikan, dan diserap pengguna. Proposal yang diajukan diharapkan memiliki kejelasan luaran, roadmap teknis tahunan, dan rencana pemanfaatan pada level industri, layanan kesehatan, ataupun infrastruktur energi nasional.
2. Tema Riset
A. Riset dan Inovasi Teknologi Nuklir Untuk Energi
Riset diharapkan menghasilkan purwarupa teknologi nuklir untuk energi yang mendukung pengembangan sistem reaktor generasi lanjut. Fokus utamanya mencakup sistem keselamatan reaktor, sistem mekanik dan instrumentasi HTGR, bahan bakar serta material tahan temperatur tinggi, rekayasa proses kogenerasi, pengolahan bahan baku nuklir, dan pengelolaan limbah radioaktif. Target akhir adalah readiness teknologi menuju implementasi tapak PLTN dan integrasi sistem keselamatan yang dapat diuji.
Subtema untuk tema riset ini adalah sebagai berikut:
- Pengembangan reaktor daya generasi lanjut untuk penyediaan energi nasional
- Sistem keselamatan, struktur, dan instrumentasi reaktor
- Teknologi bahan bakar, material tahan temperatur tinggi dan uji pasca iradiasi/post irradiation examination
- Rekayasa proses kogenerasi dan aplikasi energi industri
- Inventarisasi mineral radioaktif, pengolahan bahan baku nuklir dan pengelolaan limbah radioaktif
B. Teknologi Nuklir Untuk Medis & Industri
Riset diarahkan pada pengembangan purwarupa teknologi yang memperluas pemanfaatan radiasi untuk layanan kesehatan dan proses industri serta menjawab tantangan nasional terkait keamanan pangan, pencemaran lingkungan, penyakit berbasis vektor, dan kebutuhan material cerdas untuk biomedis serta teknologi industri masa depan. Prioritas mencakup sistem akselerator, instrumentasi fasilitas radiasi, teknologi iradiasi untuk sterilisasi dan uji tak rusak, produksi material biomolekuler berbasis radiosintesis, beamline untuk analisis material, sistem deteksi dan keselamatan radiasi dan purwarupa teknologi yang siap diuji, divalidasi, dan diterapkan oleh pengguna mencakup teknologi iradiasi untuk peningkatan mutu pangan dan pengendalian patogen, tracer isotop untuk pemetaan kontaminasi dan proses lingkungan, material maju berbasis iradiasi untuk aplikasi biomedis dan industri, serta sistem radiasi untuk perlindungan kesehatan masyarakat. Hasil yang diharapkan adalah kesiapan inovasi yang dapat diterapkan pada fasilitas rumah sakit dan industri.
Subtema untuk untuk tema riset ini adalah sebagai berikut:
- Akselerator & sistem iradiasi untuk layanan medis dan proses industri
- Instrumentasi fasilitas radiasi & sistem deteksi keselamatan
- Beamline & analisis nuklir untuk karakterisasi material pada aplikasi di berbagai bidang
- Radiosintesis material untuk aplikasi biomaterial dan industri
- Teknologi iradiasi untuk pangan
- Tracer isotop untuk pemantauan lingkungan & remediasi
- Material maju berbasis iradiasi (polimer, komposit, biomaterial)
- Teknologi radiasi untuk kesehatan masyarakat (non-klinis)
- Dosimetri radiasi & keselamatan klinis berbasis presisi
C. Radioisotop & Radiofarmaka Untuk Terapi dan Diagnostik
Riset bertujuan menghasilkan purwarupa produk radioisotop dan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi penyakit, terutama kanker, serta tracer untuk industri dan lingkungan. Keluaran mencakup teknologi produksi radioisotop dan radiofarmaka berbasis reaktor atau akselerator, formulasi radiofarmaka siap uji pra-klinis hingga uji klinis, teknologi dosimetri, serta kandidat radioprotektan dan radiosensitizer. Orientasi akhirnya adalah kesiapan produksi, registrasi, dan utilisasi nasional, termasuk peluang ekspor.
Subtema untuk untuk tema riset ini adalah sebagai berikut:
- Produksi radioisotop & radiofarmaka berbasis reaktor/akselerator
- Radiofarmaka untuk terapi & diagnostik kanker (pra-klinis hingga klinis)
- Tracer industri, radioprotektan, dan radiosensitizer
3. Output Riset
- Publikasi ilmiah internasional (jurnal, prosiding atau book chapter) di bidang ketenaganukliran terindeks Scopus / WoS
- Kekayaan Intelektual di bidang ketenaganukliran yang terdaftar
- Purwarupa (produk, perangkat lunak, model, metode, desain, dsb) hasil inovasi teknologi nuklir yang potensial untuk dimanfaatkan di bidang energi, medis dan industri